Search This Blog

Sunday, December 28, 2014

Tiga Kuntum Mawar, Kemarin dan Kini


Tiga kuntum mawar. Seperti yang sudah sering kutulis. Entah kenapa kemarin dia memunculkan dirinya lagi. Kukira, jauh menembus Langit, Dia ingin memberiku tiga kuntum mawar itu lagi. Oh, terimakasih.

Saturday, November 29, 2014

Malming


Apakah yang istimewa pada malam ini? Tentu istimewa, bagi yang mengistimewakannya. Bagi yang tidak, mungkin biasa saja. Biasa atau istimewa, malam minggu sedang tiba saat ini. Ah, malming.

Sunday, November 23, 2014

Heidy, Laura dan Saya

Entah telah berapa dasawarsa mereka (Heidy dan Laura) bercokol dalam diri saya. Tak jelas. Mungkin sejak tayangan yang bisa ditonton di pesawat tv hanya tvri. Ya sejak zaman bocah dulu. Betapa telah lamanya, ohhh.

Tuesday, November 18, 2014

1811

Tibalah hari ini, tanggal 18 November. Hari teduh berawan. Diantaara keriuhan. Jakarta.

Saturday, November 1, 2014

November

Sebab iseng tiba-tiba datang, kulirik statistik blog ini. Oho kemarin saja 136 pengunjung nangkring di tulisanku "Selamat Datang Sweet November". Rupanya banyak yang mencari cara menyambut November. Ya, November.

Tuesday, October 28, 2014

Susi, Sakitnya Tuh Disini...!

Tiba-tiba ingin menuliskan ini, entah kenapa. Mungkin sebab sangat banyak yang membahas Susi. Mungkin berikutnya, sebab banyak yang merasa sakit. Maka kuletakkan huruf demi huruf di kolom judul hingga membentuk kalimat " Susi, sakitnya tuh disini...!". Bacalah kalau kau mau.

Saturday, September 13, 2014

Killiney Kopi, Secangkir Kopi yang Kopi Banget

Sebab secangkir kopi adalah ledakan rasa. Rasa dimana bulir-bulir oksigen pecah di kepala membawa entah beberapa jumput rasa yang meng"asa". Sesuatu yang disebut orang sebagai inspirasi. Maka buat saya, secangkir kopi haruslah kopi banget.

Wednesday, August 27, 2014

Travelling, Tempat dimana Angin Berdesir

Telah lewat pukul dua. Setumpuk agenda. Meja yang penuh berkas. HP yang sangat sering berdering. Betapa ingin merasakan berada di tempat lain. Travelling ke tempat dimana angin berdesir. ..

Friday, August 1, 2014

Sorry, No Broadcast !

He, sesungguhnya saya menyimpan energi menulis sampai dengan 22 Oktober 2014. Niatnya seperti itu. Sayangnya pagi ini ada yang begitu menghentak-hentak di kepala minta dituliskan, maka saya mengalah. Sorry, No Broadcast. Baca saja kalau kau mau..

Monday, July 7, 2014

9 Juli, Ayo Memilih Dengan Hati Nurani

Pilpres tinggal  2 hari lagi. Jangan sia-siakan suara. Jangan tidak perduli dengan Ajang Pilpres ini. Jangan golput. Gunakan hak suaramu. Bacalah kalau kau mau...

Sunday, June 1, 2014

Selamat Datang Lagi, Juni..

Entah telah berapa Juni tiba padaku. Kalikan saja usiaku. Tapi berapakah Juni bisa kuingat dengan senyum atau dengan memandang tepi jendela saat angin bertiup dan kepalaku menyebutnya lirih?  Tak bisa kuingat.

Monday, May 26, 2014

Umroh Journey

Sebagai penyuka travelling, perjalanan adalah hal yang menyenangkan buat saya. Sebagaimana pesan yang sering saya tulis dimana saja, Life's a journey. Senyatanya, dari sekian banyak perjalanan yang telah saya lalui, saya ingin mengatakan ....Tiada perjalanan paling indah, kecuali ke Baitullah. Ya perjalanan ke Baitullah, Umroh. Umroh Journey.

Thursday, May 22, 2014

For Kinjal and Her Friends

She's one of crews cabin Qatar Airways that very kindly on our destination to Indonesia after our Umroh journey in Meddina and Meca.

Thursday, May 8, 2014

Gone with the wind ..

Pagi kemarin itu, menyusuri pagi bersama angin. Sejuk sebagaimana angin itu. Gone, gone with the wind ..

Tuesday, May 6, 2014

Jejak-jejak

Pagi sekali tadi. Pasir pantai yang tak begitu putih. Tak ada bola keemasan matahari pagi. Hanya ada orang lalu-lalang menyisakan jejak-jejak .

Saturday, April 19, 2014

Tak Ada Judul

Dia datang. Malam merekah pelan seperti bara kayu yang baru nyala. Keduanya datang bersamaan. Jika malam judulnya langit gelap atau purnama,  maka dia ... tak ada yang bisa dipadankan denganya. Tak ada judul.

Friday, April 18, 2014

Thursday, April 17, 2014

Sedang Hujan Disini

Sedang hujan disini. Tik tik tik, tik tik tik. Terus menitik seperti larik-larik nyanyian di kepala sejak pagi tadi terbit.


Entah kenapa, suara rintik itu terdengar tak begitu ritmik. Mungkin karena ia bercampur dengan suara televisi. Tak itu saja, kukira juga karena suara nyanyian di kepala.  Nyanyian tentang banyak hal.

Tentang jendela kamarku yang berderit karena angin. Tentang seekor kucing yang berada tepat di depan pintu, berbaring pada keset kaki basah itu. Tentang beberapa tangkai bunga ungu liar yang tadi saat akan berangkat kerja membuatku takjub. Tiba-tiba saja ia ada, memekarkan bunga di bawah tiang besi yang kusiapkan untuk Stephnot Unguku. Tentang kau juga...

Ya, sedang hujan disini. Adakah hujan juga menitik untukmu saat ini?    

Sunday, March 23, 2014

Memberi dan Menerima, Pertautan Tiada Akhir Laki-laki dan Perempuan

Pertama, saya berterimakasih pada Nyonya MZ dan Tuan ARB yng telah mengilhami tulisan ini. Karena nama besar keduanya maka Twiter dan FB begitu ramai membincangkan soal Liburan Maldives mereka. Sesuatu yang tak sengaja terbaca saya.yang akhirnya  membuat Ilalang di Kepala saya tak henti bernyanyi. Memberi dan Menerima, Pertautan Tiada Akhir Laki-laki dan Perempuan.

Friday, March 21, 2014

Me, Violette

Sebab ia cerah diantara kelam warna suram. Seperti  munculnya bunga-bunga ungu merekah diantara batu-batu kelabu di sudut yang tak kau tau. Seperti jiwaku, diam-diam mengungu.  

Sunday, March 16, 2014

Selfie

Setiap kali membaca "Selfie", entah tertulis di twitter, facebook, atau jadi taggar foto instagram beberapa teman, saya membayangkan seorang gadis kecil bermata indah sedang melintas. Tentu saja bukan, sebab "Selfie" ini bukan nama seorang seperti nama anak tetangga saya dulu. Selfie ini adalah istilah baru. Baru merebak di dunia media sosial, entah twitter, facebook atau instagram, he.

Friday, March 14, 2014

Serambi Botani, Palembang Icon


Tadi saat maksi di luar saya menemukan Gerai "Serambi Botani" di Palembang Icon. Letaknya, pas setelah 2 toko disamping gerai The Body Shop. Jadi, warga Kota Palembang penyuka bahan alami dan serba organik (dari kopi, beras, sampai beberapa kosmetik sederhana) segeralah kesana.

Friday, March 7, 2014

Dilarang Pake Baju Koko

Seorang kawan membawa informasi baru. Katanya, para laki-laki juga harus berhati-hati memakai baju Koko. Tidak sembarang laki-laki boleh memakai baju Koko. Ikhsan, Fadil, Edo, Mukhlis, dan lain-lain dilarang pake baju koko. Mau tau alasannya, baca saja kalau kau mau..

Dahi saya berkernyit memikirkan alasannya. Betapa banyak larangan yang saya tidak tau. Bisa jadi semacam jebakan batman mengingat si pembawa cerita sering membawa cerita lucu dan anekdot aneh. Hanya, kali ini mimiknya sangat serius. Saya menyerah. Siap mendengarkan lasannya.

Alasannya....., kalau Ikhsan, Edo, Fadil, Edo dan Mukhlis dan lain-lain pake baju koko lalu si Koko baju apa? Hahahahaha. Prettttt. Barangkali karena saya kurang gaul. Bisa jadi cerita "Dilarang Pake Baju Koko" itu sudah jadi semacam anekdot umum meski versinya berbeda dan saya baru tau. Salam.

Thursday, February 20, 2014

Pulang

Sebab ia adalah jalan kepada pulang. Seperti kupu-kupu terbang, tak selamanya singgah di bunga-bunga atau menari diantara dahan. Pada akhirnya masa mengupu-ngupu itu usai. Ia susuri jalan. Jalan kepada pulang.

Friday, January 31, 2014

Xin Chia, Selamat Pagi !

Sudah lama tak berada di beranda ini. Entah telah berapa pagi pergi begitu saja. Seperti busur panah si pemula, setiap pagi, detik dan menit berlalu tergesa-gesa. Maka menemukan lagi pagi yang tak tergesa-gesa ini rasanya bak mukzizat. Libur ini tiba. Xin Chia.

Saturday, January 11, 2014

Melesatlah


Halaman riuh itu tak ada pagi ini. Sebab hujan engan berhenti dan secangkir kopi tak mampu menyibak muramnya langit. Maka melesat adalah piilhan manis.

Wednesday, January 8, 2014

Menulislah, Maka Kau Ada

Sebab setiap riwayat adalah tulisan. Setiap gerakan zat adalah riwayat. Menulislah, maka kau ada.

Sunday, January 5, 2014

Lipstick Setan

Lipstcik Setan tiba-tiba saja muncul pada pagi hari hampir seminggu yang lalu. Sempat agak tercekat saat menemukannya. Ia, gumpalan memori lama. Gumpalan yang terbuka saat bertemu dengan kerabat lama setelah belasan tahun berlalu. Lipstick Setan. Baca saja kalau kau mau..

Saturday, January 4, 2014

Tangkuban Perahu Itu




 

 Sumber: Dokumen Pribadi
Fotografer: Adam Baharsyah

Tangkuban Perahu, seperti lambaian ibu yang memanggil orang-orang sejak dahulu. Meski jalanan mendaki dan berbatu. Meski nafas tersengal pada entah berapa kelokan tebing batu dengan bunga lonceng itu. Sebagaimana lambaian ibu, siapapun berbegas menuju Tangkuban Perahu.

Pagar kayu di sisi itu. Masih batu-batu yang dulu. Juga, Kawah Kamojang yang asapnya mengepul.  Tangkuban Perahu Itu. Seperti jiwaku, masih seperti yang dulu.




Catatan Perjalanan Liburan Keluarga, 29 Desember 2013

Friday, January 3, 2014

Palembang-Bandung, Bertemu si Ungu


Sebab Jalanan penuh dengan gambar Caleg sejak meninggalkan rumah di Palembang hingga tiba di Bandung dan bahkan pelosok-pelosok di Jawa Barat, maka beruntunglah aku bertemu si ungu ini. Ronanya seperti merontokkan segala lelah dan pengap.

Sia-sia, Mampus kau Dikoyak-koyak Sepi

Demi apa, pagi -pagi tadi saya sudah baca puisi. Ya demi komunitas Kompasianer Palembang  (Kompal) yang mendampuk saya sebagai salah satu d...