Search This Blog

Sunday, March 23, 2014

Memberi dan Menerima, Pertautan Tiada Akhir Laki-laki dan Perempuan

Pertama, saya berterimakasih pada Nyonya MZ dan Tuan ARB yng telah mengilhami tulisan ini. Karena nama besar keduanya maka Twiter dan FB begitu ramai membincangkan soal Liburan Maldives mereka. Sesuatu yang tak sengaja terbaca saya.yang akhirnya  membuat Ilalang di Kepala saya tak henti bernyanyi. Memberi dan Menerima, Pertautan Tiada Akhir Laki-laki dan Perempuan.

Friday, March 21, 2014

Me, Violette

Sebab ia cerah diantara kelam warna suram. Seperti  munculnya bunga-bunga ungu merekah diantara batu-batu kelabu di sudut yang tak kau tau. Seperti jiwaku, diam-diam mengungu.  

Sunday, March 16, 2014

Selfie

Setiap kali membaca "Selfie", entah tertulis di twitter, facebook, atau jadi taggar foto instagram beberapa teman, saya membayangkan seorang gadis kecil bermata indah sedang melintas. Tentu saja bukan, sebab "Selfie" ini bukan nama seorang seperti nama anak tetangga saya dulu. Selfie ini adalah istilah baru. Baru merebak di dunia media sosial, entah twitter, facebook atau instagram, he.

Friday, March 14, 2014

Serambi Botani, Palembang Icon


Tadi saat maksi di luar saya menemukan Gerai "Serambi Botani" di Palembang Icon. Letaknya, pas setelah 2 toko disamping gerai The Body Shop. Jadi, warga Kota Palembang penyuka bahan alami dan serba organik (dari kopi, beras, sampai beberapa kosmetik sederhana) segeralah kesana.

Friday, March 7, 2014

Dilarang Pake Baju Koko

Seorang kawan membawa informasi baru. Katanya, para laki-laki juga harus berhati-hati memakai baju Koko. Tidak sembarang laki-laki boleh memakai baju Koko. Ikhsan, Fadil, Edo, Mukhlis, dan lain-lain dilarang pake baju koko. Mau tau alasannya, baca saja kalau kau mau..

Dahi saya berkernyit memikirkan alasannya. Betapa banyak larangan yang saya tidak tau. Bisa jadi semacam jebakan batman mengingat si pembawa cerita sering membawa cerita lucu dan anekdot aneh. Hanya, kali ini mimiknya sangat serius. Saya menyerah. Siap mendengarkan lasannya.

Alasannya....., kalau Ikhsan, Edo, Fadil, Edo dan Mukhlis dan lain-lain pake baju koko lalu si Koko baju apa? Hahahahaha. Prettttt. Barangkali karena saya kurang gaul. Bisa jadi cerita "Dilarang Pake Baju Koko" itu sudah jadi semacam anekdot umum meski versinya berbeda dan saya baru tau. Salam.

Pesona Labu Kuning, Menjalar di Tanah dan Merambah di Hati Penggemarnya

Sumber Foto : pixabay.com Dalam bayangan saya akan hari tua. Ada sebuah rumah kayu mungil dengan halaman luas. Pada halaman luas itu ...