Search This Blog

Sunday, December 28, 2014

Tiga Kuntum Mawar, Kemarin dan Kini


Tiga kuntum mawar. Seperti yang sudah sering kutulis. Entah kenapa kemarin dia memunculkan dirinya lagi. Kukira, jauh menembus Langit, Dia ingin memberiku tiga kuntum mawar itu lagi. Oh, terimakasih.

Ketika Kita Sibuk Berkutat Dengan "Nissa Sabyan" dan Gosip Lain, Perempuan Baniwa Membangun Desa Dengan Berkutat Pada Cabe Rawit Mereka

He, kadang saya gak habis pikir, kenapa kita (Kita...? tepatnya saya) menghabiskan begitu banyak waktu melototi segala hal yang dijejalkan d...