Search This Blog

Sunday, November 29, 2015

Neng, Hayuk Ka Dago!

Kalimat ajakan itu dikatakan dengan lembut, bahkan terdengar santun kepada serombongan anak-anak perempuan. Neng, hayuk ka Dago...!. Entah kenapa, sejak itu ilalang di kepala saya tak berhenti bernyanyi.

Saturday, November 28, 2015

My Jasmine

Sebab memandanginya begitu mudah. Tak membosankan. Membangkitkan semangat. Menggugah.

Sunday, November 1, 2015

Secangkir Kopi dan Dua Tangkup Roti


Begitulah yang ada di hadapanku. Menikmatinya, seperti biasanya, sambil mengaktifkan seluruh panca indra. Entah sambil mendengar kicauan burung tetangga, suara bocah-bocah yang sedang main sepeda di jalanan depan rumah. Membaca, tentu saja. Membaca beberapa larik tulisan menarik beberapa orang, ada Farid Gaban, ada Puthut Ea. 

Sisanya, seperti biasanya juga, aku membaca pada celah dimana mataku tertambat. Tadi tak sengaja tertambat di banyak status aneka rupa yang biasanya itu juga. Biasalah, status sedang gembira, status keluh kesah, status caper, dan.... aneka link tentang anti syiah, syiah bukan Islam, share berita politik, share tentang jokowi. Betapa mereka tak bosan dengan kondisi seperti biasanya mereka itu. 

Ah sudahlah. Secangkir kopiku tinggal sepertiga, rotiku masih beberapa kunyahan. Lebih baik kuhabiskan mereka. Glekkkk, hap, merekapun tandas. 

Menelusuri Rempah/ Bumbu Pada Kuliner Sumatera Selatan

Sumber Foto : faktualnews.com Jika rempah-rempah adalah daya tarik atau pemikat datangnya Portugis dan Belanda ke Indonesia pada zama...