Wednesday, February 15, 2017

Lady Finger Hari Ini


Sementara kawan-kawan di Jakarta sedang pesta demokrasi, saya masak Lady finger hari ini. Masakan tak terencana.

Sunday, February 5, 2017

Sebab Makan Itu Wajib, Maka Memasaklah

Ada masanya memasak itu wajib, apalagi memasakkan keluarga. Ada masanya memasak itu menjadi sesuatu yang asing, saat kesibukan memeluk begitu erat dan feel memasak itu hilang entah kemana. Ada masanya memasak itu jadi asyik lagi, saat sudah nemu gregetnya. 

Sunday, January 29, 2017

Mengunjungi Wisata Religi Al Qur'an Akbar Palembang




Pada akhirnya, sampai juga saya ke salah satu spot wisata religi di Palembang ini. Haiyah, kalah saya sama wisatawan Malaysia.

Friday, January 27, 2017

Geliat Pasar Tani Palembang


Kalau tak karena applikasi mandiri mobile saya bermasalah, tak bisa awak dapat momen ini. Cekidot ye 

Wednesday, January 18, 2017

Alor Street, The Night When I'am Coming


Wow, susah menapikan Alor Street yang heboh ini. Mumpung ke KL, pastilah saya jadwalkan kesana. Dan... sebagaimana diketahui, kawasan ini memang jreng dikunjungi saat malam tiba.

Thursday, January 12, 2017

Saturday, January 7, 2017

Jalan-jalan ke Petaling Street


Jalan Petaling atau Petaling Street adalah salah satu kawasan pecinan fenomenal ketika traveling ke Kuala Lumpur. Gak sah ke KL kalau belum kesini, katanya. Bener juga sih apalago dekat hotel ini.

Thursday, January 5, 2017

Monday, January 2, 2017

(Buku) Orhan Parmuk di Malam Tahun Baru Twin Tower Petronas


Entah kenapa saya ngebet pengen liat twin tower petronas dengan latar kembang api tahun baru. He, maka hari pertama traveling saya ke Kuala Lumpur ini sayapun kesana.


Sunday, January 1, 2017

Serunya Ritual Annanthanann di Batu Caves


Akhirnya sampai juga saya di Kuil Batu Caves yang kesohor ini. Setelah melewati jalan yang hampir macet, tiba juga saya disana dihantar Rina Zulyana, sang Engineer yang berkerja di Malaysia saudara dalam Komunitas Jolma Komering yang sudah bak adik saya sendiri. Saya diantar beliau dengan kereta (Baca: Mobil) pribadinya.


Rame boooo. Tentulah, rupanya hari ini tanggal 1 Januari 2017 ada ritual Ananthanann di Kuil Batu Caves. Itu kata seorang gadis India berbaju sari kepada saya. It's Anannanthanann, a ceremony to pray for God with food, begitu kira-kira katanya. Kalau tak tepat, maafkanlah.

Maka seronoklah jalan itu.  Maksud saya adalah tempat itu menjadi meriah, ramai tapi tetap khikmad.


Ibu-ibu dan perempuan muda serta anak-anak gadis dan anak kecil berhidung mancung mengenakan baju Sari hari ini. Tengah saya terkagum-kagum itu, ada rombongan para lelaki dengan tutup kepala khas berlari-lari kecil masuk dan keluar sebuah lorong kuil sambil membaca mantera-mantera.



Sementara, di pojok kanan, ada meja menyajikan hidangan yang sepintas saya lihat jenis kari dan nasi briani dimana para keluarga India di wilayah Malaysia yang menghadiri acara itu makan bersama. Aih, betapa beruntungnya saya menyaksikan upacara Ananthanann ini.


Seru juga terlihat khidmad dan memukau. Bye Batu Caves. Bagaimana Ananthanann ini terasa memeriahkan dan menghidmatkan wisata di Batu Caves, indah.

How to go to Batu Caves?
Ada banyak cara. Dengan teksi bisa, dengan KTM atau LRT bisa. Stasiun sentralnya adalah KL Sentral. Nah kalau mau menggunakan KTM atau LRT bisa dari KL Sentral. Lihat DISINI. Ini dia:
Batu Caves is one of the “must visit” for tourists visiting Kuala Lumpur. Fortunately, using KL Sentral as the base, going to Batu Caves is very easy and straight forward because the Port Klang to Batu Caves Line KTM Komuter Train Line connecting KL Sentral directly to Batu Caves.

How to take KTM Komuter Train from KL Sentral to Batu Caves

KTM Komuter Train Map from KL Sentral Station to Batu Caves Station
Taking KTM Komuter Train from KL Sentral Station to Batu Caves Station
Start your journey journey at KL Sentral by heading to the KTM Komuter Train ticket counter to purchase your train ticket. The ticket fare is only RM2.00 to go from KL Sentral to Batu Caves (one way) and head to the platform for Perlabuhan Klang (Port Klang) – Batu Caves line. Of course, catch the train heading to the Batu Caves direction (not Perlabuhan Klang direction).

Timetable for KTM Komuter Train from KL Sentral to Batu Caves

KTM Komuter Train Frequency:
Every 15 minutes (during peak hours)
Every 20-30 minutes (during off peak hours)
Journey Duration (Length) from KL Sentral to Batu Caves Station: 26 minutes
First Train Departure from KL Sentral: 6.54am
First Train Arrival at Batu Caves: 7.20am
Last Train Departure from KL Sentral: 11.24pm
Last Train Arrival at Batu Caves: 11.50pm
The complete timetable for KTM Komuter Train from KL Sentral to Batu Caves can be downloaded here.

Arrival at Batu Caves KTM Komuter Station

Batu Caves KTM Komuter Station is located on the left side of Batu Caves across the car park area. Upon arrival, just walk across the car park to get to the main entrance.
What a great Batu caves. See you next time Batu Caves, Salam.

Thursday, December 29, 2016

Traveling Kaum Tua, Why Not ?

Hehe, gak sengaja gw baca celetukan anak-anak muda soal itu. Obrolan yang membuat saya senyum-senyum cantik, sendiri. Siapa lagi yang muji😃

Thursday, December 22, 2016

Perempuan, Yuk Pahami Makna Amar Ma'ruf Nahi Mungkar Yang Benar

Kenapa Perempuan ?, karena saya perempuan. Alasan lain, karena kalimat itu saya temukan begitu menyolok. Tertampang terang benderang pada bio akun twitter seorang perempuan yang lagi heboh menyoal Ahok dan soal pahlawan Non Muslim di Uang kertas baru. Cari sendiri namanya ya.

Friday, December 16, 2016

Memori si Opi-opi

Ruangan yang sepi sebab sejak pindah rumah di area Palembang coret saya selalu datang pagiiii sekali tuk menghindari macet, demi. 


Friday, November 25, 2016

Perempuan, Yuk Buat Tandatangan Digital

Perempuan, gak zamannya lagi sekadar larut dalam dunia medsos, bisnis online, atau belanja online tanpa paham apa sebetulnya hal paling penting dipahami dalam sosial media dan transaksi online. Yupz, bener, tandatangan digital. Mau kan punya tandatangan digital.nah ini dia....

Wednesday, November 23, 2016

Cinta Yang Tak Pernah Usai

Sebab dia bak cahaya.  Tanpanya hidup gelap, tanpa warna. Tanpanya, hidup bak perjalanan meliwati jalan lenggang yang tak riang.

Friday, November 18, 2016

14 Blogger Cantik Angkatan 2009, Lupakan Batasan Usia


Sebab cantik itu relatif, maka saya buat batasan sendiri soal cantik. Tulisan ini jelas subjektif dan punya visinya sendiri. Sebetulnya sejak lama pengen nulis tentang Cantik ini, malah keinget Cantik itu Luka, hahaha. Baca saja..

Sunday, November 13, 2016

Kisah Dibalik Secangkir Kopi Pagi Ini

Sebuah pesan singkat wa tiba di pagi yang gemah ripah loh jinawi dengan secangkir kopi dan sepiring nasi goreng ini,
"Soel udah bangun...?"

Saturday, November 12, 2016

Akhirnya, www.ellysuryani.com

Sudah lama rencana mengganti domain blog saya yang puanjanggg ini menjadi www.ellysuryani.com. Akhirnya, alhamdulillah terlaksana juga.

Thursday, November 10, 2016

Ada Apa Dengan Keimanan Kita!?

Keimanan sedang marak dibahas. Tidak saja di warung kopi, juga di obrolan sosial media macam fb, twitter, grup-grup whatsapp, ya kau taulah.