Pagimu "i" Mendiksi




Bekumu jadi puisi

Jengahmu jadi diksi

Tatapanmu elegi

Renungmu tak bertepi



Hujan meriap sendiri

Kau yang sibak nurani meski ngeri

Dan senyummu tetap berseri

Hadapi, jangan lari

Comments

  1. takkan ku lari..
    karena ku ingin menatap mentari

    ReplyDelete
  2. tidak akan lari, karna ku masih menunggu hingga senja menguning...^^

    Salam kenal mbak, aku follow yah mbak...please follow me... Thx :D

    ReplyDelete
  3. iya mbak sulit membatasi renungan...

    ReplyDelete
  4. Puisinya benar2 bagus. Puisi yg spt ini aku tak mampu buatnya... hehehe

    ReplyDelete
  5. Dan senyummu tetap berseri
    Hadapi, jangan lari
    Karena aku kan trus di sini
    Berdiri
    Sendiri
    Menanti
    Hingga kau kembali
    Di saat pagi
    Yang kau lewati
    Pun akhirnya mendiksi

    Nice poem, always...

    ReplyDelete
  6. keren, mbak. diakhiri i dg kalimat2 pendek.

    ReplyDelete
  7. nice post mba...boleh ya aku lanjutkan hm..


    Renungmu tak bertepi
    Menembus batas batas diri..
    Menyelam di kedalaman hati..
    Menemukan rahasia sejati..

    Fikirmu tak berbatas
    Mendobrak sekat dan hijab
    Terbang di angkasa semesta
    Ungkap semua rahasia

    Refleksimu tak berhingga
    Berkelebat melalui cakrawala
    menembus kegelapan jiwa
    Temukan hakikat segala…

    ReplyDelete
  8. puisi dgn Diksi yang bagus mba,,,

    yups terus hadapi jgn lari, nice.

    salam, langit kembali, hmmm

    ReplyDelete
  9. puisi yang indah mbak, selaras dengan pict sang embun, pict di atas juga ok.

    Salam kenal mbak

    ReplyDelete
  10. Yuph, tidak dengan lari. Karena sekali berlari berarti 'mati.'

    PUisinya mantab, mencerahkan.

    ReplyDelete
  11. ga pernah bisa buat puisi dengan bahasa yang begitu indahnya...

    selalu mengiri :)

    ReplyDelete
  12. @all, terimakasih komentarnya. Maaf baru bisa buka blog kembali. Dan syukurlah pagi ini matahari terlihat indah. Have a nice weekend buat semua.

    ReplyDelete
  13. selamat pagi mba,...

    singkat tapi memotivasi ^^
    terima kasih mba,kupastikan takkan lari :D

    ReplyDelete

Post a Comment

Hanya tulisan biasa, hasil kontemplasi soal apa saja. Mohon maaf, komentarmu perlu saya cerna dulu untuk menghindari riweh dan tidak spam. Terimakasih.

Popular Posts