Selamat Hari Blogger Nasional, Rindu Keriuhan Shoutbox Itu

Dulu sekali waktu awal-awal ngeblog, Tahun 2009, ngeblog itu meriah sekali. Saya lumayan aktif menulis, hampir tiap hari. Rajin blogwalking, saling berbalas kunjungan dan meninggalkan jejak seusai kunjungan dengan menulis pesan di shoutbox.

Sekarang,  hehe, jangankan blogwalking dan meninggalkan pesan di kotak pesan shoutbox itu, menulis sudah jarang sekali. Alasannya sibuk, alasan lain karena passionnya sudah beda.

Dulu banyak sekali kawan-kawan blogger.  
Makin kesini, kawan-kawan blogger semakin jarang ngeblog. Gejala biasa sih. Dan saya masih tetap bertahan ngeblog, update tulisan kapan saja ada sesuatu yang menghentak-hentak di jiwa minta dituliskan, bahasa saya dulu, nyanyian ilalang di kepala 

Untuk blogger iseng yang ngeblog bukan untuk cari duit, tapi murni menulis apapun kontemplasi di jiwa macam saya ini ya... tak masalah, mau Page Rank, traffic blog naik atau turun, pokoknya menulis.

Tetapi..., lama kelamaan ya akhirnya jadi jarang juga sempat menulis di blog ini, malah lebih banyak menulis di Kompasiana dan kanal menulis keroyokan lain.

Sedih ? tidak jugalah. Saya tetap setia ngeblog. Frekwensi menulis saja yang berkurang. Banyak hal yang didapat dari ngeblog selama hampir 10 tahun itu.  Bisa menerbitkan 1 buku, kenal banyak kawan,  sering diajak acara dll. Hal yang paling penting, kepuasan batin bisa menuliskan apa saja kontemplasi hati nurani disini.

Yah begitulah. Mungkin perlu lagi ada shoutbox itu, he. Kalian, masih ingatkah pada shoutbox itu?

Selamat Hari Blogger Nasional.

Comments

  1. Di kompasiana ado program k-reward untuk citizen journalism yang aktif ngeblog. ;)

    ReplyDelete

Post a Comment

Tulisan hasil kontemplasi soal apa saja. Mohon maaf, komentarmu perlu saya cerna dulu untuk menghindari riweh dan tidak spam. Terimakasih.

Popular Posts