Search This Blog

Sunday, June 11, 2017

Perahu Kecil


Pernahkah kau merasakan perahu kecil ?

Malam tadi dia ada. Meriaki sungai tenang. Tenang seperti dalam bilik gelap dan hening. Tak ada suara kecuali suara sayup air sungai memercik tepi perahu. Cahaya samar bulan dan bintang jatuh pelan dan diam-diam tepat di wajahnya. Ia yang tergolek dalam perahu. Perahu kecil yang meriak di sungai itu hingga fajar menyingsing dan airmata yang menganak sungai di matanya mengering.

Perahu itu perahu kecil. Kecil jika dibandingkan sungai besar tenang ini. Seperti perjuangannya dalam hidup yang dianggap kecil. Seperti lelehan derita jika cercaan cobaan adalah bak ombak yang menghantam perahu kecil.

Sebab sungai menuju muara laut itu besar, maka apalah arti perahu kecil dengan dia yang tertidur mengeringkan air mata di perahu kecil itu!? Nyaris seperti buih di lautan. Berserah pada pemilik laut adalah satu-satunya kelegaan.  

(Seseorang mendesis, betapa tenang rasanya tertidur di perahu kecil itu)

No comments:

Post a Comment

Tulisan hasil kontemplasi. Mohon maaf, komentarmu perlu saya cerna dulu untuk menghindari riweh dan tidak spam. Terimakasih.

Pesona Labu Kuning, Menjalar di Tanah dan Merambah di Hati Penggemarnya

Sumber Foto : pixabay.com Dalam bayangan saya akan hari tua. Ada sebuah rumah kayu mungil dengan halaman luas. Pada halaman luas itu ...