Search This Blog

Saturday, January 7, 2017

Jalan-jalan ke Petaling Street


Jalan Petaling atau Petaling Street adalah salah satu kawasan pecinan fenomenal ketika traveling ke Kuala Lumpur. Gak sah ke KL kalau belum kesini, katanya. Bener juga sih apalago dekat hotel ini.

Maka sayapun kesana. Sudah lama saya rencanakan untuk saya datangi. Bermodalkan baca-baca tempat-tempat wisata top di Kuala Lumpur baik di google maupun baca di Kuala Lumpur City Map.

Sangat gampang gaes, hanya 400 meter dari stasiun LRT Pasar Seni Kuala Lumpur. Sebab penginapan saya di kawasan Central Market, jalan kaki  5 menitpun sampai.


Apa saja ada disini. Pakaian, tas, dompet, kerudung, buah-buahan, buah lokal khas macam barangan peanut dan tentu saja kuliner  atawa food street (non halal). Kelihatannya Petaling Street ini juga tempat kongkow-kongkow penduduk lokal keturunan, chinesse.








Aroma pluralisme dan kosmopolitan begitu kental disini. Tentu saja, tanpa pelancongpun Kuala Lumpur yang didominasi 3 rumpun besar (melayu, india dan chinesse) sudah terasa pluralismenya, apalagi dengan pelancong aneka penjuru dunia. Warga lokal ada, turis wisman juga. Yang religius melintas, yang modern juga melintas. 


Senang melihatnya. Hanya karena saya sudah diwanti-wanti teman untuk berhati-hati belanja barang disini, banyak barang bajakan katanya, sayapun tak belanja. Just seightseing. Niatnya memang begitu (u know lah,  kantong backpacker).

Siang hari kawasan ini tetap buka. Tapi, jika anda mau melihat Petaling Street dengan suasana yang lebih hidup, datanglah malam hari. Seronoknye...😋. Salam.

No comments:

Post a Comment

Tulisan hasil kontemplasi. Mohon maaf, komentarmu perlu saya cerna dulu untuk menghindari riweh dan tidak spam. Terimakasih.

Menelusuri Rempah/ Bumbu Pada Kuliner Sumatera Selatan

Sumber Foto : faktualnews.com Jika rempah-rempah adalah daya tarik atau pemikat datangnya Portugis dan Belanda ke Indonesia pada zama...