Search This Blog

Wednesday, October 19, 2016

PNS Gol.IV, Gak Malu Pake Baju Harga 50 Rebu

Jika saja ada yang tanya, ada gak baju saya yang harganya 50 rebu? Jawabnya, ada, banyak. Bahkan banyak juga yang di bawah 50 rebu, hahaha.

Masalahnya, gak ada gregetnya PNS pake baju harga 50 rebu. Gak ada yang akan menyangsikan, dianggap jamaklah. Mau golongan berapapun, jabatan apapun, PNS itu dianggap wajar bahkan harus biasa-biasa saja. Namanya juga pelayan masyarakat. Malah banyak yang mengharap PNS itu menderita saja. Kalau mewah dicurigai, ih korupsi ya, katanya. 

Soal baju saya gak milih merk, gak repot juga soal harga, asal jangan gak pake baju. Nah kalau sepatu, saya baru ngotot pada merk tertentu. Ya gak mahal sebab saya belinya saat musim sale dan itupun setelah menabung dulu. Sebab sepatu itu penting. Kenyamanan langkah dan aktivitas sehari-hari ditopang oleh sepatu.

Jadi, kenapa PNS gol.IV itu harus malu pake baju harga 50 ribu. Toh sebatas itu kemampuannya. Istri direkturpun sah sah saja mau pake baju harga 50 rebu, kalau gak gitu, kapan dong hematnya. Siapa tau baju-baju harga 50 rebu beliau itu cuma dipake sekali dua terus dibuang atau disumbang. Kalau baju mahal kan rugi. Mungkin.

Begitulah soal baju harga 50 rebu.

Sementara di luar sana, kemiskinan sedang berkawan dengan banyak orang. Banyak orang harus mengais sisa makanan di pembuangan untuk bisa makan dan bertahan hidup. Di kaki  gunung, bukit dan entah pelosok mana, banyak yang harus berkerja keras dan hidup sangat sederhana karena memang hidup mereka sederhana bahkan tak punya apa-apa. Mereka menatap matahari sebagai berkah, bekerja keras berkawan dengan keringat yang mengucur deras. Tak ada smartphone,  bahkan hp bututpun mereka tak punya. Kita,  merasa penting membahas baju harga 50 rebu sekadar lontaran simbol gaya hidup sederhana dan low profile, oh...

Ini racauan si mbak PNS gol.IV itu, Ilalang di kepala saya.

No comments:

Post a Comment

Tulisan hasil kontemplasi. Mohon maaf, komentarmu perlu saya cerna dulu untuk menghindari riweh dan tidak spam. Terimakasih.

5 Cara Maksimalkan Diri Ketika #DiRumahAja Saat Pandemi Covid-19

Beginilah situasi saat Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) melanda dunia, termasuk Indonesia. Semua orang harus membatasi pergerakan guna...