Search This Blog

Thursday, May 12, 2016

Nah, Membaca (yang) Ini Seksi

Kalimat basi yang sering saya temukan dimana-mana, membaca itu seksi.


Itu diyakini oleh banyak perempuan hingga mereka berkata laki-laki yang membaca itu seksi. Sering saya baweli sambil saya bilang, tergantung apa yang dibacanya. Kalau membaca karya Freddy S ya bukan seksi tapi esek-esek, sih, hehe.

Lalu tadi siang saya melihat pemandangan di foto itu. Sambil menunggu pesanan makan siangnya tiba seorang laki-laki mengeluarkan sebuah buku dan membacanya serius dan lamat-lamat diantara keriuhan orang-orang yang menyantap siang dan sebagian lagi sibuk dengan hp.

Nah yang ini baru seksi kata saya. Sebab apakah kali ini saya sebut seksi? Karena dia membaca yang terlihat benar-benar membaca oleh saya. Kesan sedang membacanya begitu kuat sebab kontras dengan suasana lapar dan kekinian massal makan sambil sibuk mengotak-atik hp itu.

Seandainya dia membaca sambil bukunya slengekan sambil srat-srut bolak-balik halaman buku tergesa-gesa, tak beraturan, mungkin sambil ngupil pula, ah jelas gak seksi buat saya.

Pahamkah? Atau bingung. Sudahlah, bagi perempuan seperti saya seksi itu menyangkut kesan di pikiran. Jika membacanya laki-laki itu membuat saya terkesima hingga pengen mèmbikinkannya secangkir kopi atau teh, itu baru seksi.

Ah mau bilang membaca yang ini seksi saja rumit bener. Tulisan asal. Salam.

1 comment:

Tulisan hasil kontemplasi. Mohon maaf, komentarmu perlu saya cerna dulu untuk menghindari riweh dan tidak spam. Terimakasih.

Ketika Kita Sibuk Berkutat Dengan "Nissa Sabyan" dan Gosip Lain, Perempuan Baniwa Membangun Desa Dengan Berkutat Pada Cabe Rawit Mereka

He, kadang saya gak habis pikir, kenapa kita (Kita...? tepatnya saya) menghabiskan begitu banyak waktu melototi segala hal yang dijejalkan d...