Search This Blog

Friday, May 1, 2015

Selamat Datang May

Tentu bukan May Ziadah. Bukan pula Maymoon atau Maysoon (Nama uwakku) Ini May yang kau tunggu setelah April sirna. Hujan yang baru reda. Waktu makan siang yang tiba tadi disana


Selamat datang May. Entah berapa kau lagi yang tersisa dan bisa kusambut dengan senyum seperti ini. Biasanya kau datang tak kurasa, lalu sirna begitu saja, ahhhh.

No comments:

Post a Comment

Tulisan hasil kontemplasi. Mohon maaf, komentarmu perlu saya cerna dulu untuk menghindari riweh dan tidak spam. Terimakasih.

Pesona Labu Kuning, Menjalar di Tanah dan Merambah di Hati Penggemarnya

Sumber Foto : pixabay.com Dalam bayangan saya akan hari tua. Ada sebuah rumah kayu mungil dengan halaman luas. Pada halaman luas itu ...