Search This Blog

Tuesday, February 10, 2015

Awan-awan Kemarin Itu

Menjelang masuk ke langit Jakarta yang mendung sebab baru diguyur hujan, awan-awan itu memamerkan senyumnya. Senyum yang berkabut. Kukira dia awan yang pemalu.




Awan-awan kemarin itu. Sebab hujan diliuar tak mau berhenti dan wifi gratis hotel ini seperti menghentak minta dimanfaatkan. Sudahlah kuposting saja awan-awan yang senyumnya bak menhiris hati ini,  ohhhh😊

1 comment:

  1. Mbak masih aktif ngeblog ya dimana semua sahabat ya dari tahun 2009 kemarin,

    ReplyDelete

Tulisan hasil kontemplasi. Mohon maaf, komentarmu perlu saya cerna dulu untuk menghindari riweh dan tidak spam. Terimakasih.

Ketika Kita Sibuk Berkutat Dengan "Nissa Sabyan" dan Gosip Lain, Perempuan Baniwa Membangun Desa Dengan Berkutat Pada Cabe Rawit Mereka

He, kadang saya gak habis pikir, kenapa kita (Kita...? tepatnya saya) menghabiskan begitu banyak waktu melototi segala hal yang dijejalkan d...