Search This Blog

Saturday, October 12, 2013

Nak Ngapo Kau..

He, bukan kalimat bertanya, tapi sebuah pernyataan. Pernyataan yang jujur tentu saja...

Bahasa Palembang memang lebih ekspresif  dikeluarkan (bagi saya) ketika saat saya ingin berkata apa adanya (dari lubuk hati yang paling dalam, swear). Ketika orang-orang heran dengan selera saya yang berbeda dengan orang lan dan saya bosan memberikan jawaban sebab mereka selalu saja sulit mengerti, paling ekspresif memang untuk berkata "Nak ngapo kau..."

Sejak kapan selera harus sama? Tidak bisa sama kan. Berbeda itu biasa. Kenapa kalau beda. Orang lain bisa apa. Lu mau apa? Nah.

Maka ketika kau merasakan hal yang sama, entah lirih, samar atau jelas terdengar, cobalah ucapkan "Nak ngapo kau.." seekspresif mungkin. Setelahnya, carilah tetangga, teman atau kolega orang Palembang. Tanyakan artinya. Kalau mau. Salam.

No comments:

Post a Comment

Tulisan hasil kontemplasi. Mohon maaf, komentarmu perlu saya cerna dulu untuk menghindari riweh dan tidak spam. Terimakasih.

Menelusuri Rempah/ Bumbu Pada Kuliner Sumatera Selatan

Sumber Foto : faktualnews.com Jika rempah-rempah adalah daya tarik atau pemikat datangnya Portugis dan Belanda ke Indonesia pada zama...