Search This Blog

Saturday, August 10, 2013

Bulan Sabit Malam Ini


bukan di langit itu
tapi di matamu
pada rikuh tatapmu
kaku

andai kau buka kejora
matamu menggelora
kaku pasti sirna
purnama tiba

sayang, kau enggan membuka kejora
ia terkatup rapat
tak ada purnama, jangan harap
matamu tetap, bulan sabit malam ini


Sehelai daun jatuh ke bumi, dan bercerita tak jelas tadi ..


No comments:

Post a Comment

Tulisan hasil kontemplasi. Mohon maaf, komentarmu perlu saya cerna dulu untuk menghindari riweh dan tidak spam. Terimakasih.

Sia-sia, Mampus kau Dikoyak-koyak Sepi

Demi apa, pagi -pagi tadi saya sudah baca puisi. Ya demi komunitas Kompasianer Palembang  (Kompal) yang mendampuk saya sebagai salah satu d...