Perempuan dan Awan

Seperti ada yang bertanya, entah kapan, jika kau perempuan, sukakah kau pada awan? Saya jawab, suka. Entah apa jawaban para perempuan lain. Maka pikiran tentang perempuan dan awan itu, seperti menggelitik. 

Mungkin tidak semua perempuan suka awan. Tapi, mungkin banyak juga yang suka, entah seberapa banyak. Buat saya, awan yang bak selimut putih halus lembut itu selalu menyenangkan untuk dipandangi. Sambil minum kopi. Sambil merencanakan ini dan itu. Sambil mendengarkan musik. Memandang awan gemawan yang putih dan lembut itu, seperti tidur tapi terjaga. Meng"Awan" itu....asyik untuk membuat jiwa tenang sebelum tiba pada tempat dimana pekerjaan menanti.

Perempuan dan awan...., mungkin seperti lukisan dan penyuka lukisan. Kawan, sukakah kau pada awan ?


Comments

  1. foto awannya besar banget...
    aku termasuk yang suka awan,lho

    mbak, aku juga pengen tidur di atas awan walau hanya dalam mimpi deh
    rasanya gimana ya???

    ReplyDelete

Post a Comment

Hanya tulisan biasa, hasil kontemplasi soal apa saja. Mohon maaf, komentarmu perlu saya cerna dulu untuk menghindari riweh dan tidak spam. Terimakasih.

Popular Posts