Search This Blog

Friday, March 1, 2013

Ruang Tunggu

Bukan saja sebuah bilik dimana orang-orang  menunggu. Tapi sebuah ruang di sudut jiwa siapa saja yang menunggu harapan menjadi kenyataan. Kukira, ia berupa celah kecil dimana sesuatu yang disebut asa itu tumbuh dan berpendar..


Ketika cinta menyakitkan dan mengharap dia berubah wujud menjadi nyala indah, kau menyimpan harapanmu dalam doa dan kau letakkan di ruang tunggu jiwamu. 

Ketika sakit mendera sedang kesembuhan tak kunjung tiba, dia berharap datang mukjizat berupa kesembuhan yang dia letakkan di ruang tunggu pengharapannya.

Ketika harapan telah tak berbentuk di benak mereka, tetap saja satu dua orang yakin dan berharap perubahan itu datang bak keajaiaban, yang mereka letakkan di ruang tunggu jiwa mereka.

Siapapun, kau, dia dan mereka, tunggulah. Sebab ruang tunggu di jiwa memang selalu ada bagi mereka yang yakin dan hidup dengan harapan yang baik. Selamat memasuki Maret yang hangat. Salam. 

No comments:

Post a Comment

Tulisan hasil kontemplasi. Mohon maaf, komentarmu perlu saya cerna dulu untuk menghindari riweh dan tidak spam. Terimakasih.

Pesona Labu Kuning, Menjalar di Tanah dan Merambah di Hati Penggemarnya

Sumber Foto : pixabay.com Dalam bayangan saya akan hari tua. Ada sebuah rumah kayu mungil dengan halaman luas. Pada halaman luas itu ...