Search This Blog

Sunday, March 17, 2013

Reuni Dan Prospek

Adakah kaitan antara reuni dan prospek ? Bisa ada, bisa tidak. Tergantung bagaimana kita memandangnya. Baca saja kalau kau mau..

Sejujurnya, saya lebih suka memandang ke depan daripada menoleh ke belakang. Tetapi karena reuni adalah kenangan, maka mau tak mau saya menoleh ke kata tersebut. Ya, reuni adalah pertautan kembali hubungan pertemanan dengan sebuah perjumaan yang kita sebut "Reuni". Mungkin bisa diartikan pertemuan kembali. 

Jujur lagi, saya tidak begitu mengagung-agugkan sesuatu yang disebut "Reuni" itu. Bukan saja karena saya lebih suka melihat ke depan daripada melihat ke belakang, lebih karena reuni itu...he, agak aneh buat saya. Aneh, sebab menemukan situasi yang sangat beda antara dulu dan sekarang. Mungkin penampilan fsik berubah. Mungkin sikap dan prilaku berubah. Hal yang pertama dan kedua, bisa saya terima dengan lapang dada. Asal, jangan ada yang ketiga. taukah kau apakah yang ketiga ? Yupz, Prospek itu.

Prospek. Ketika bertemu teman lama yang begitu antusias bertemu, ingin bersilaturrahim lalu ujung-ujungnya kita diprospek, ditawari bisnis yang sedang dia geluti, entah asuransi, entah bisnis kosmetik, entah bisnis apalagi, jujur itu agak membuat tidak nyaman buat saya. Rasanya kesucian silaturrahim "Reuni" itu jadi agak ternodai. Apalagi saat kita tidak begitu berminat pada bisnis yang ditawarkan, sang teman lama lalu menghilang. Menghilang dari FB. Menghilang dari BB. Tak ada lagi kabarnya. Subhanallah, what a kind friend ? Rasanya Reuni (yang seperti)  itu betul-betul aneh buat saya.

Begitulah tentang reuni dan prospek. Ketika "Prospek" itu tak ada,"Reuni" rasanya lebih pure. Buktinya saya dan teman-teman masa sekolah dulu bisa terus memupuk silaturahim dnegan baik. Tentu saja hanya pendapat pribadi. Salam.  

1 comment:

  1. saya setuju, reuni yang sudah di campuri dgn prospek ya 'feel' mempertautkan kenangan/ bersilaturahmi kembalinya jd gak tulus.

    ReplyDelete

Tulisan hasil kontemplasi. Mohon maaf, komentarmu perlu saya cerna dulu untuk menghindari riweh dan tidak spam. Terimakasih.

Pesona Labu Kuning, Menjalar di Tanah dan Merambah di Hati Penggemarnya

Sumber Foto : pixabay.com Dalam bayangan saya akan hari tua. Ada sebuah rumah kayu mungil dengan halaman luas. Pada halaman luas itu ...