Search This Blog

Sunday, September 2, 2012

Harmoni

Suka musiknya. Sederhana tapi mendenting. Seperti suara kepak dayung perahu melaju. Seperti desir angin lalu muncul kesejukan. Itu harmoni.

Harmoni itu, sesuatu yang selaras, seimbang. Ketika kita merasa serasi, tak ada beban. Berjalan bersisian dan damai dengan alam dan seisinya, maka harmoni itu ada. Kita bisa melesat kemana saja, dimana saja. Hanya sesuatu bernama "Harmoni" yang bisa membuat kita bertahan lama.
 
"Segala kebaikan
tak kan terhapus oleh kepahitan
kulapangkan resah jiwa
karena ku percaya kan berujung indah.."


Sepotong lagu tandas di telinga. Judulnya Harmoni. Lagu Padi. Musiknya memang mendenting. Syairnya.., lumayan. Tapi paling suka yang saya tulis di atas. 

No comments:

Post a Comment

Tulisan hasil kontemplasi. Mohon maaf, komentarmu perlu saya cerna dulu untuk menghindari riweh dan tidak spam. Terimakasih.

Sia-sia, Mampus kau Dikoyak-koyak Sepi

Demi apa, pagi -pagi tadi saya sudah baca puisi. Ya demi komunitas Kompasianer Palembang  (Kompal) yang mendampuk saya sebagai salah satu d...