Search This Blog

Tuesday, April 17, 2012

Why So Serious...


Ya, why so serious. Buat saya kata-kata  itu bukan sekedar sebuah pertanyaan atau pernyataan. Ia memiliki arti  lebih dalam. Lebih bermakna sebagai kata-kata untuk mengingatkan diri sendiri. Seperti gerakan mengangkat kepala, menaikkan alis sambil berkata, sudahlah. Jangan berlebihan. Ringankan dirimu.

Ya, ketika sesuatu tiba pada diri saya lalu membuat saya merasa jengah. Terasa membebani karena pakem saya yang saya buat sendiri. Saat itulah saya panggil kata-kata itu. Saya katakan pada diri saya, why so serious ..? Mengapa berlarut-larut dan membebani diri sendiri ? Padahal, semestinya ia hal yang ringan kalau disikapi dengan cara yang benar. 

Ya...why so serious ? Dunia berputar. Tidak semua putarannya akan memuaskan kita manusia. Kadang bahagia tiba. Kadang sedih datang tanpa diminta. Kadang tiba-tiba merasa jengah. Semua perlu dihadapi dengan porsi yang wajar. Cara yang wajar dan tidak lebay. 

Begitulah. Perlu cara yang serius menata hidup kita masing-masing. Tapi..., bila kelebayan hinggap dengan porsi yang berlebihan, jangan ragu untuk berkata pada diri kita, "Why so serious...?". Salam.

No comments:

Post a Comment

Tulisan hasil kontemplasi. Mohon maaf, komentarmu perlu saya cerna dulu untuk menghindari riweh dan tidak spam. Terimakasih.

Menelusuri Rempah/ Bumbu Pada Kuliner Sumatera Selatan

Sumber Foto : faktualnews.com Jika rempah-rempah adalah daya tarik atau pemikat datangnya Portugis dan Belanda ke Indonesia pada zama...