Search This Blog

Tuesday, March 20, 2012

Ketika Ahok melesat

Hei kau, lihatlah Ahok.Dia makin melesat. Dipinang Prabowo, maka diapun maju. Maju menjadi Cawagub DKI. Hm, hm, boleh juga. Masih muda. Berani. Ganteng. Dan, cukup punya nyali. Sesuatu yang mungkin disebut orang sebagai "Berkarakter".

Tentu saja, saya tak punya kepentingan apa-apa menyangkut Ahok. He, kenal saja tidak. Seperti orang kebanyakan yang lain, saya hanya mengenalnya dari televisi, koran, dan jejering sosial yang ada. Tetapi, saya kira dia pilihan lumayan untuk diperhitungkan diantara pilihan yang ada. Dia punya kepekaan dan kepedulian pada masyarakat kecil dengan konsistensi yang baik, stabil Sesuatu yang mungkin jarang dimiliki oleh calon lain. 

Maka Ahok bertanyalah pada hati nuranimu ? Mampukah kau mengemban amanat untuk memajukan daerah yang akan kau pimpin ? Jika menurutmu iya, maka teruskanlah. Majulah. Jangan gentar. Sesekali DKI dipimpin oleh keturunan Cina. Bosan juga dengan yang sudah-sudah. 


Ah, rupanya gumaman si dia lagi. Siapa lagi. Ya, angin selatan di sisi kanan saya. Salam.

No comments:

Post a Comment

Tulisan hasil kontemplasi. Mohon maaf, komentarmu perlu saya cerna dulu untuk menghindari riweh dan tidak spam. Terimakasih.

Sia-sia, Mampus kau Dikoyak-koyak Sepi

Demi apa, pagi -pagi tadi saya sudah baca puisi. Ya demi komunitas Kompasianer Palembang  (Kompal) yang mendampuk saya sebagai salah satu d...