Search This Blog

Thursday, March 22, 2012

Besok Nyepi Ya...?

Besok "Nyepi" ya..? Begitu rupanya. Taukah kau, kadangkala akupun nyepi. Masuk ke dalam lorong  jiwaku. Tak perduli sesuatu di luar sana hingar-bingar atau bahkan sedang kiamat. Sebab pada saat tertentu, sepi itu nikmat, juga hikmat. Sebab setiap orang berhak masuk ke dalam jiwanya.  Buatku, itu kebutuhan...

Maka setelah "Nyepi"ku usai, kuangkat kepala. Tak perlu lama. Cukup sepuluh atau lima belas menit. Setelahnya, kepala terasa rigan. Wajah, he,  rasanya bersinar. Lalu aku bergegas menjelang apa yang ada di hadapan. Pekerjaan yang bertumpuk. Urusan yang belum diselesaikan. Apa saja. Sederhana. Mudah. Tentu saja murah. Tak perlu segepok uang dan banyak waktu luang untuk mendapatkan sepi yang nikmat dan hikmat. Juga tak perlu lorong gelap dan pengap itu. 

Besok Nyepi ya ...? Ah, aku baru saja nyepi. Salam.

No comments:

Post a Comment

Tulisan hasil kontemplasi. Mohon maaf, komentarmu perlu saya cerna dulu untuk menghindari riweh dan tidak spam. Terimakasih.

Sia-sia, Mampus kau Dikoyak-koyak Sepi

Demi apa, pagi -pagi tadi saya sudah baca puisi. Ya demi komunitas Kompasianer Palembang  (Kompal) yang mendampuk saya sebagai salah satu d...