Search This Blog

Friday, February 3, 2012

Perahuku...

Sumber: Dok.Pribadi

Katakan padaku tentang membelah hari, maka yang kupilih adalah membelah pagi. Sebab pagi adalah ketenangan dari nafas jiwa yang baru terjaga. Jauh dari kebisingan, juga sejuk. Bagaimana kubelah hari ?, dengan perahu. Sebab aku membelah pagi di danau itu...


Perahu. Ya perahu. Perahuku. Hanya dengannya bisa kubelah pagi di danau itu dengan tetap memeluk  keheningan itu. Tak ada suara-suara bising. Tak ada deru mesin. Hanya kecipak air dari dayung yang kukayuh. Maka perahuku melaju. Terus melaju. Ketika ia menepi, kuharap sinar matahari tak menyilaukanku. Selamat datang Pebruari. Salam.

2 comments:

  1. selamat datang februari
    selamat datang rasa berbagi
    mengayuh perahu untuk para sahabat

    nb :
    mohon bantuan hibah buku untuk para sahabat di Maluku ya

    ReplyDelete
  2. nakasih atas info di haru februari...

    ReplyDelete

Tulisan hasil kontemplasi. Mohon maaf, komentarmu perlu saya cerna dulu untuk menghindari riweh dan tidak spam. Terimakasih.

Ketika Kita Sibuk Berkutat Dengan "Nissa Sabyan" dan Gosip Lain, Perempuan Baniwa Membangun Desa Dengan Berkutat Pada Cabe Rawit Mereka

He, kadang saya gak habis pikir, kenapa kita (Kita...? tepatnya saya) menghabiskan begitu banyak waktu melototi segala hal yang dijejalkan d...