Search This Blog

Thursday, December 1, 2011

Mimiew La Gadis

Tidak terasa, waktu berjalan begitu cepat. Ketika awan putih berarak saat angin menggerakkannya. Ketika hujan turun, dan bunga-bunga di halaman bermekaran, Mimiew mekar. Mimiew tumbuh sebagaimana anak-anak seusianya. Kini, ia telah menjadi gadis remaja. Ah, Mimiew la gadis...


Taukah kau Mimiew begitu dicintai ?. Tak cukup menyatakannya dengan puisi atau prosa lirihmu kawan. Sebab ia adalah mata air kecintaan. Mimiew, ah Mimiew. Lihatlah dia,

 Sumber: Dok.Pribadi Nanti Kasih Ade

Maka Mimiewpun membuat saya tersentuh dengan kisah menyentuhnya. Besok akan saya ceritakan, tunggu saja. Mari sambut Desember. Salam.    

Tulisan ini terinspirasi dari gambar dan keterangan gambar milik Pak nanti Kasih Ade. Terimakasih pak, buat saya ini sangat lucu.

5 comments:

Tulisan hasil kontemplasi. Mohon maaf, komentarmu perlu saya cerna dulu untuk menghindari riweh dan tidak spam. Terimakasih.

Pesona Labu Kuning, Menjalar di Tanah dan Merambah di Hati Penggemarnya

Sumber Foto : pixabay.com Dalam bayangan saya akan hari tua. Ada sebuah rumah kayu mungil dengan halaman luas. Pada halaman luas itu ...