Cinta Tak Butuh Apa-apa, Hanya Rasa



kukira aku jatuh cinta...


pada secangkir kopi ketika asapnya mengepul

pada sehelai daun jatuh ketika angin menerbangkannya

pada senyum renyah matahari sebelum tingginya di atas kepala

pada kaki langit berpelangi ketika hujan reda

pada mata bening bocah sebelah rumah yang buat jiwaku belah

pada arah selatan dimana timur, barat dan utara telah kulupa

padanya ketika ia berkata cinta tak perlu apa-apa, hanya rasa



(Sajak Ilalang Kepada Angin, lupa yang ke berapa)

Comments

  1. Pada coklat di gigitan terakhir :-) :-)

    ReplyDelete
  2. Kok, gigitan terakhir ? Cari tau ah, hehe

    ReplyDelete
  3. Hehehhe...
    Cari tau lewat jarimu "Yellow pages"

    ReplyDelete
  4. cinta cuma sepenggal kata, yang bisa hilang tanpa rasa. pergi tak kembali, dan lenyap ditelan bumi.. cinta tak butuh apa apa.. tp tetap butuh uang bensin mbak...

    ReplyDelete
  5. @Ferry, hehe. Untuk merasakannya, cukup dengan "Rasa" tadi. Untuk merawatnya, nah butuh biaya, bensin, dll...

    ReplyDelete
  6. rasa saja tak cukup untuk mempertahankan cinta.. karena cinta juga realitas yang nyata

    ReplyDelete
  7. @Ferry, betul sekali. Cinta itu Maha Luas dan sesungguhnya kalau kita batasi pada "Rasa" maka dia "Pure". Menyepilah, merenung kalau sempat. Lihatlah apa saja yang bergerak di alam semesta, maka kita bisa merasakan "Cinta", cinta pada semesta. Mungkin pada bagiannya, rasa cinta pada sehelai daun jatuh, cinta pada pelangi setelah hujan reda, dsb. Bahkan saat kita merenungkan pasangan hidup kita, suami/istri/pacar, rasa tetaplah rasa, bila memang cinta akan terasa. Tapi, seperti yang saya sebut di atas, untuk merawatnya, mempertahankannya, mungkin butuh materi dll, hehe.

    ReplyDelete
  8. Pun pada setiap bait puisi yang kubaca disini,...

    selamat pagi mba, apa kabar ??

    ReplyDelete
  9. @SenJa, siang mbak. Kabar saya baik, semoga sama ya. Selamat menikmati Desember yang indah ini..

    ReplyDelete

Post a Comment

Hanya tulisan biasa, hasil kontemplasi soal apa saja. Mohon maaf, komentarmu perlu saya cerna dulu untuk menghindari riweh dan tidak spam. Terimakasih.

Popular Posts