Search This Blog

Friday, June 10, 2011

Hadapi, Jangan Lari

Seandainya bunga itu tertoleh padamu karena angin meniupkannya, apakah kau akan menutup mata tuk tak memandangnya ?
seandainya dibalik senyum sang bunga ada kepahitan, apakah kan kau tinggalkan dia padahal kau suka kemanisannya ?

seandainya senyum bunga hanya sekejab, bahkan mungkin layu sebelum berkembang, apakah kau akan mengutuk sang bunga padahal senyumnya tertahan karena hawa pengap gurun itu ?

seandainya pada akhirnya kepahitan sang bunga akan membuatmu berduka, apakah kau akan membenci bunga itu padahal anginlah yang menggerakkannya padamu ?

usah risau sendiri 
sebab bunga hanya terpandang olehmu karena angin yang meniupkannya

resapi, rasai.....

hadapi, jangan lari

(Bagiku segala yang indah bagi jiwa adalah bunga. Bunga kehidupan)

2 comments:

  1. sebuah gambaran ttg rasa ,..
    ^_^ , semoga kita bisa menata sebuah rasa itu sendiri,ketika harus menikmati dan kehilangan ..

    ReplyDelete

Tulisan hasil kontemplasi. Mohon maaf, komentarmu perlu saya cerna dulu untuk menghindari riweh dan tidak spam. Terimakasih.

Pesona Labu Kuning, Menjalar di Tanah dan Merambah di Hati Penggemarnya

Sumber Foto : pixabay.com Dalam bayangan saya akan hari tua. Ada sebuah rumah kayu mungil dengan halaman luas. Pada halaman luas itu ...