Search This Blog

Thursday, March 17, 2011

Serupa Deru Yang Mendebu



Serupa titik-tibik yang membeku

Serupa derai rinai hujan yang membiru

Serupa liukkan illang yang menari pilu

Serupa desah deru yang mendebu


Kau, sesuatu yang mendebu setelah menderu pada malam biru. Tak lebih dan tak kurang, hanya deru malam yang serupa debu. Setelahnya hanya kabut yang melukis langit dan sebagian menjadi embun pada daun-daun bambu. Sebagaimana desah sepotong malam birumu.


1 comment:

  1. aku bukan bis yg berdebu ditempel polutan metropol...tahukah kamu di langit sana ada berpasang2 mata sedang mengamati kita?

    ReplyDelete

Tulisan hasil kontemplasi. Mohon maaf, komentarmu perlu saya cerna dulu untuk menghindari riweh dan tidak spam. Terimakasih.

Musim Grebek Telah Tiba di Sosmed

Sumber Foto : DISINI Sungguh, saya senang ketika orang awam, masyarakat umum, aktivis, bahkan anggota DPR aware dengan moral dan pem...